" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > preman wajib angkot lewat beli air minum , jual - beli sah ? < / h3 > " , " isi " :[ ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " mon 4 november 2013 23 : 53  " , "  6 . 996 views  n " , " n " , " n " , " n " , " r n " , " memang preman itu punya 1001 macam cara untuk dapat uang . mulai dari malak cara langsung dengan paksa , hingga pura - pura jual , tetapi ada unsur paksa . beda , yang dua ini lihat lebih halus , tetapi tetap saja mala juga , karena ada unsur paksa . " , " dan sasar adalah orang - orang yang benar sudah kerja dengan jujur dan halal , tetapi kemudian dapat peras demikian rupa , sehingga kurang pasu . " , " benar trik jual minum air kepada sopir angkot itu sudah lama jadi , kadang juga yang jual koran dan bagai . dan nampaknya trik ini bukan cuma laku oleh preman liar di jalan saja , tetapi preman yang seragam resmi pun seringkali laku tanpa kita sadar . " , " jadi nampaknya urus paksa alias peras ini sudah jadi budaya bangsa . dalam bahasa yang lebih sarkastik , ada yang sampai kata bahwa peras seperti sudah jadi ' lambang negara ' kita nampaknya . peras demi peras seperti ini tumbuh subur gemah ripah loh jawi di negeri cinta ini . sehingga akhir semua orang jadi maklum . " , " bahkan guru sekolah pun sering laku praktek peras siswa seperti ini . ada - ada saja alas , untuk uang piknik , uang les , uang buku , seragam , dan terus . bisa bayang , kalau para guru yang harus jadi suri teladan sudah laku praktek ' peras ' seperti ini , maka jangan heran kalau anak - anak siswa punya dendam untuk laku peras lagi , ketika kuasa nanti . " , " yang lebih parah , ada salah satu jamaah aji ibu - ibu cerita tentang ' peras ' yang laku oleh ibu hajjah ustadzah , guru ngaji mereka sendiri . cerita , tiap kali ustadzah pulang dari haji , selalu bawa oleh - oleh upa pakai . jumlah cukup banyak . lalu pakai itu bagi - bagi kepada ibu - ibu anggota majelis taklim . semua bagi dan tidak ada yang tidak bagi . " , " tetapi sayang oleh itu tidak gratis , semua harus bayar dengan harga yang cukup lumayan mahal . tetapi alas yang sodor sang ustadzah susah untuk lawan ,  " dari pada beli sama si bunhok , mending beli sama ustadzah , biar berkah , nanti didoain biar bisa pergi haji . yang kagak beli , ane doain biar suami pada kawin lagi , amiin " . " , " kontan semua ibu langsung buka dompet , langsung bayar kontan . entah ingin pergi haji atau takut suami kawin lagi . duh , ustadzah ustadzah , cari duit kok ngoyo seperti itu . " , " urus apakah jual - beli itu sah atau tidak , nanti ada bahas sendiri . namun yang pasti , paksa untuk beli air minum yang laku oleh preman kepada para sopir angkot itu jelas haram . di dalam al - quran sudah jelas tentang harus jual - beli itu dengan rela dua - belah pihak . "
